7 Permainan Tradisional Paling Populer Di Korea Selatan

7 Permainan Tradisional Paling Populer Di Korea Selatan

Annyeong haseyo

Sobat Buyonghwa, Jika kita membicarakan kebudayaan Korea Selatan memang tidak akan ada habisnya. Mulai dari kesenian, makanan, pakaian, musik, hingga permainan tradisional pun sangat unik dan menarik untuk dibahas. Nah, bagi kalian yang mengaku sebagai penggemar K-Pop, jangan bangga dulu sebelum mengetahui 7 Permainan Tradisional Paling populer di Korea Selatan. Penasaran mau tahu apa saja jenis permainan tradisional Korea Selatan?

Gongginori

Gonggi adalah permainan yang biasa dimainkan oleh anak-anak Korea Selatan. Permainan ini dulunya dimainkan dengan menggunakan 5 batu kecil atau kerikil. Saat ini, anak-anak biasa membeli batu plastik warna-warni dengan permukaan datar untuk menggantikan kerikil tersebut. Permainan Gongginori ini biasa dimainkan secara berkelompok.

Jegichagi

Jika di Indonesia ada sepak takraw, di Korea ada permainan yang mirip bernama Jgichagi. Bedanya adalah benda yang digunakan mirip seperti shuttlecock untuk bulu tangkis. Ukuran Jegi inipun sangat kecil dan biasa terbuat dari koin, kertas, atau kain.

Peraturan permainan Jegichagi ini sangat sederhana. kalian harus menendang Jegi ke udara dan terus menendangnya untuk menghindari jegi jatuh ke tanah. Siapa yang paling lama mampu menahan jegi adalah pemenangnya.

Baduk

Permainan tradisional Korsel ini pernah muncul di berbagai drama. Misalnya saja di drama “Reply 1988” dimana salah satu pemain utamanya adalah seorang atlet baduk yang sangat terkenal. Baduk pun menjadi salah satu permainan tradisional Korsel yang paling banyak diketahui oleh masyarakat luar Korea.

Baduk merupakan permainan papan strategi (hampir mirip seperti catur) yang aslinya berasal dari Cina sekitar 2000 tahun sebelum masehi. Permainan baduk ini sekarang populer di Asia Timur seperti Korea, Jepang, dan Cina. Baduk selalu identik dengan bidak hitam putihnya yang unik.

Janggi

Selain baduk, terdapat permainan papan strategi lain di Korea yang bernama Janggi. Permainan ini juga biasa disebut sebagai catur Korea. Di Jepang permainan ini disebut dengan Shogi, sedangkan di Cina disebut dengan Xiangqi.

Permainan Janggi ini hampir mirip dengan catur pada umumnya, peraturannya pun juga mirip. Hal yang membedakannya adalah bidak Janggi yang tidak berbentuk seperti catur biasa, namun hanya berupa lingkaran dengn tulisan warna merah di atasnya. Bidak ini terdiri dari patih, gajah, kuda, benteng, raja, dan prajurit.

Hal yang membedakan Janggi dan catur modern adalah arah gerak bidak raja yang hanya boleh 4 kotak. Konon ini merupakan perlambang bahwa raja hanya boleh keluar ke lingkungan istana saja. Sementara itu, bidak gajah dijalankan dengan langkah 4 kotak miring. Sedangkan bidak lain langkahnya hampir mirip dengan catur modern.

Yut

Permainan ini merupakan permainan keluarga yang sudah ada sejak zaman kerajaan Joseon. Yut merupakan permainan sederhana dengan menggunakan beberapa tongkat kayu dengan tulisan tertentu. Tongkat tersebut dilempar untuk membentuk formasi tulisan tertentu. Permainan ini biasa dimainkan saat festival Yut-nori. Sekarang anak-anak Korea memainkan permainan ini antara tahun baru Imlek dan bulan purnama.

Geunetagi

Geunetagi adalah permainan ayunan yang telah lama ada di Korea. Permainan ini biasa dilakukan selama festival Dano. Sebelum festival tersebut dimulai, penduduk desa biasanya memasang ayunan di cabang pohon yang tinggi misalya zelkova dan Jujube. Tali ayunan bisa mencapai panjang hingga 10 meter. Pemenang permainan ini adalah wanita yang mampu mencapai ayunan tertinggi.

Tuho

Permainan tradisional Korsel berikutnya adalah Tuho. Permainan ini sebenarnya adalah sebuah seni latihan memasukkan anak panah ke dalam sebuah pot. Permainan ini sudah ada sejak zaman Kerajaan Joseon. Dahulu kala, permainan ini biasa dilakukan oleh anak-anak untuk melatih ketepatan sasaran.

Tampaknya menarik ya permainan khas disana. Permainan tradisional Korsel di atas, hingga saat ini masih dilestarikan, tetap beratahan di tengah terpaan permainan modern yang syarat teknnologi canggih.

Ddo mannayo

Share This

About the Author

Asmara

Asmara

Nothing about Asmara.

Add your comment

Partners